Macam-macam Drainase dan Fungsinya

Macam-macam Drainase dan Fungsinya

Macam-macam Drainase dan Fungsinya

Macam-macam Drainase dan Fungsinya 900 600 Tim Hitamaprah

Dalam perencanaan pembangunan infrastruktur, sudah semestinya dirancang pula pembangunan sarana dasar yang sering kita dengar dengan istilah drainase. Secara sederhana, drainase ini merupakan suatu sistem saluran air yang bertujuan untuk mengendalikan volume air yang ada di permukaan perkerasan jalan. Baik itu di kawasan industri, pemukiman, badan jalan dll. Yang mana apabila pembangunannya ditata dengan baik dan optimal, maka keberadaan drainase ini sangat bermanfaat untuk menunjang kelayakan hidup khususnya di daerah perkotaan. Untuk mengenal lebih dalam mengenai sistem drainase yang ada di perkotaan. Berikut kami sajikan macam-macam drainase dan fungsinya 

Berdasarkan proses terbentuknya, drainase alami dan buatan

Drainase alami adalah saluran air yang terbentuk tanpa campur tangan manusia dan penunjang apa pun. Contohnya seperti sungai yang mana secara alamiah sudah menjadi bagian dari siklus hidrologi. Sedangkan drainase buatan terbentuk karena disengaja dengan maksud dan tujuan tertentu. Sehingga dalam pembuatannya memerlukan sarana prasarana khusus seperti selokan, gorong-gorong, pipa, pintu air, dan sebagainya.

Berdasarkan fungsinya, single dan multi purpose

Yang membedakan kedua jenis drainase ini adalah dari banyaknya jenis air buangannya. Drainase single purpose (satu fungsi) berguna hanya untuk mengalirkan satu jenis air buangan saja. Seperti misalnya air limbah rumah tangga atau industri. Lain halnya dengan drainase multi purpose (multifungsi) yang mampu mengalirkan berbagai macam air buangan. Baik secara bergiliran maupun bersamaan sekaligus.

Berdasarkan letak bangunannya, drainase permukaan dan bawah tanah

Drainase permukaan tanah dapat dilihat secara langsung karena berada di atas permukaan tanah. Fungsinya untuk mengalirkan air limpasan di permukaan sehingga tidak tercipta genangan pada tanah. Sedangkan, drainase bawah tanah berfungsi untuk mengalirkan air limpasan permukaan melalui media di bawah permukaan tanah. Hal ini dikarenakan terdapat alasan-alasan tertentu seperti tuntutan artistik bangunan dan fungsi permukaan tanah yang tidak membolehkan adanya saluran di permukaan tanah. Meski berada di bawah tanah, drainase ini juga memiliki komponen-komponen untuk menunjang penyerapan air di permukaan. Contohnya dengan pemasangan grill saringan air jalan yang dapat mengalirkan air hujan ke saluran bawah tanah. 

Berdasarkan konstruksi, drainase terbuka dan tertutup

Drainase terbuka merupakan saluran yang lebih cocok untuk mengalirkan air hujan dari hulu ke hilir. Ataupun bisa juga untuk drainase air non hujan yang tidak membahayakan kesehatan/ mengganggu lingkungan. Beralih ke drainase tertutup, pembangunannya dibuat tertutup dan sangat cocok untuk dibangun di daerah perkotaan terutama dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Pertimbangan mengapa drainase perlu dibuat secara tertutup karena pada umumnya digunakan untuk mengalirkan air yang mengandung limbah. Sehingga apabila saluran tersebut dibiarkan terbuka, akan menimbulkan bau yang menyengat yang dapat mengganggu kesehatan.

Itulah macam-macam drainase beserta fungsinya yang dapat kami sampaikan. Perlu diingat kembali, adanya drainase terlebih di daerah perkotaan memang memiliki peran yang amat vital. Maka dari itu, sudah semestinya keikutsertaan/ partisipasi seluruh elemen masyarakat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan demi optimalnya kinerja sistem drainase sebagai pencegah banjir. Misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang saluran drainase atau ke sungai. Serta tidak merusak fasilitas dan komponen penunjang drainase yang ada.